CARA KALIBRASI MONITOR DENGAN PRINTER

Masalah yang sering muncul pada printer warna adalah ketidak sesuaian antara hasil cetakan dengan warna yang muncul di monitor. Secara kasat mata sistem warna monitor dan printer berbeda, dimana untuk kebanyakan monitor menggunakan tiga warna dasar untuk menghasilkan warna, yaitu RGB (Red, Green, Blue), sedang untuk printer kebanyakan menggunakan empat warna dasar, yaitu CMYK (Cyan, Magenta, Yelow dan Black). 



Tetapi bukan berarti warna gambar dari monitor dan printer tidak bisa disamakan dengan printer, setidaknya perbedaan warna antara monitor dan printer bisa diminimalisir. Untuk mengurangi senjang perbedaan kemampuan monitor dan printer tersebut, perlu dilakukan teknik yang disebut kalibrasi warna monitor-printer.
Atur lampu/pencahayaan ruangan ke level di mana anda bakal sering bekerja pada level pencahayaan tersebut. Kemudian Buka Control Panel, dan pilih Adobe Gamma atau jika tidak punya adobe gamma silahkan download DISINI

Jika ingin cara mudah, pilih opsi Wizard. Anda bisa langsung me-load file-file profile ICC yang telah tersedia dengan menekan tombol Load, dan pilih satu satu file. Namun tutorial ini saya akan membahas cara yang sedikit menantang, jadi pilih opsi Control Panel jika anda suka tantangan, lalu klik Next.

Lihat description area Tekan tombol Load untuk memilih salah satu profile ICC yang akan di setitng ulang, misalnya file adobe RGB, tekan Next.

Mengatur brightness dan contrast
 
klick gambar untuk perbessar
Pastikan bahwa warna antara setiap kotak berbeda..

Memilih data fosfor:

Pilih tipe fosfor yang digunakan monitor anda. Umumnya monitor menggunakan tipe fosfor EBU/ITU atau Trinitron. Jika tipe fosfor monitor anda tidak terdapat pada daftar, namun anda punya data koordinat kromatisitas monitor yang anda miliki, pilih Custom, lalu isikan data tersebut.
Pengaturan Gamma:
Geser slider di bawah kotak sedemikian rupa sehingga warna kotak di bagian tengah berpadu (blends) dengan warna latar belakang

Setelah itu perhatikan gambar di bawah :

klick gambar untuk perbesar
Apabila garis-garis gambar terlihat maka setelan gamma anda sudah benar, klo belum silahkan setting lagi.
Pengaturan titik putih (white point) monitor:

 

Titik putih adalah ‘putihnya putih’, alias batas kemampuan monitor untuk menampilkan warna seputih mungkin. Titik putih diukur berdasarkan temperatur warna Kelvin.
Jika anda tahu persis titik putih monitor anda, pilih pada menu drop-down yang tersedia. Jika monitor anda baru, set/atur ke 9300 K yang merupakan nilai default kebanyakan monitor PC dan televisi



Menyimpan profil monitor:
Jika anda telah selesai melakukan pengaturan, anda mesti menyimpan ICC profile yang telah anda buat.
Pada Adobe Gamma, rename profil monitor yang terpampang pada Description text box (misalnya kita beri nama profil baru “adobe monitor profile”), lalu klik OK. Pada kotak dialog Save As, ketik kembali nama profil tersebut, lalu simpan di color folder. Selesai.

Setelah itu klick kanan pada desktop pilih personalize → setting → advanced → Color Management. Pastikan bahwa nama profile yangg terpakai di box color management adalah nama  profil yang anda telah setting tadi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: